Pemerintah Memperkuat Keteladanan serta Inovasi Guru

Pemerintah Memperkuat Keteladanan serta Inovasi Guru

Pemerintah Memperkuat Keteladanan serta Inovasi Guru – Kementerian Pendidikan Dasar serta Menengah menegaskan janjinya untuk memperkuat persaingan, komitmen, serta teladan guru lewat pelaksanaan Puncak Apresiasi Guru serta Tenaga Kependidikan tahun 2025 yang di laksanakan di Jakarta. Aktivitas tahunan ini menjadi tempat pertunjukan keberhasilan para pendidik dari seluruh Indonesia, dari ide pembelajaran, praktik baik, sampai partisipasi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Menteri Pendidikan Dasar serta Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyatakan kalau guru ialah tiang strategis dalam pembangunan pendidikan nasional.

Menteri Mu’ti menyatakan kalau Apresiasi GTK 2025 bukan hanya ajang formalitas, tapi gerakan nasional untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Indonesia. Ia juga menekankan kalau guru memegang peranan penting dalam menumbuhkan karakter lewat 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH), menguatkan persaingan pembelajaran mendalam (deep learning), dan menguasai keahlian masa depan seperti coding serta kecerdasan buatan (artificial intelligence). Di samping itu, keahlian bimbingan konseling serta kepemimpinan satuan pendidikan juga di sebut sebagai pilar penting untuk kemajuan sekolah.

Apresiasi GTK 2025

Baca juga : Perubahan Digital serta Lini Masa Evolusi Pendidikan

Apresiasi GTK 2025 menggabungkan ribuan karya serta ide dari beragam daerah di Indonesia. Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, serta Pendidikan Guru (GTKPG), Nunuk Suryani, ikut memberikan apresiasi atas antusiasme serta praktik baik yang di tampilkan para peserta. Nunuk menambahkan kalau pengembangan jumlah peserta serta kualitas karya dari tahun ke tahun memperlihatkan semakin kuatnya budaya refleksi, kerja sama, serta pembelajaran berkelanjutan di golongan GTK.

Semua karya akan di gabungkan menjadi Repositori Nasional Praktik Baik sebagai rujukan bersama yang bisa di salin oleh satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Dalam aktivitas ini, Kemendikdasmen memberikan penghargaan kepada guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, serta tenaga kependidikan lewat tiga golongan utama, yakni GTK Transformatif, GTK Dedikatif; serta GTK Pelopor Komunitas Belajar. Para penerima penghargaan adalah pemenang tingkat provinsi yang lalu mengikuti proses seleksi nasional lewat paparan, presentasi, dan wawancara.

Selain memberikan apresiasi, pemerintah terus memperkuat dukungan terhadap guru lewat penyederhanaan rencana tunjangan, pengembangan tunjangan profesi guru non ASN, insentif tambahan untuk pendidik PAUD serta pendidikan non resmi, dan perluasan akses peningkatan kualifikasi akademik lewat 12.500 beasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau. Penguatan persaingan guru juga di tingkatkan lewat program pembelajaran mendalam, coding, kecerdasan, Matematika Gembira, serta bimbingan konseling. Kemendikdasmen ikut memperkuat transformasi digital pendidikan lewat Program Digitalisasi Pembelajaran yang sudah sampai 288.865 sekolah